MANDIRI DI USIA REMAJA
Friday, 25 October 2013
Wednesday, 9 May 2012
ANAK ANDA MENIPU..!
Anda ingin menguliahkan anak anda ke Yogyakarta?.Tunggu dulu Pak.Tampaknya sudah sangat penting untuk memiliki orang kepercayaan di dalam mengawal putra putri anda khususnya yang akan mencari Sekolah atau tempat kuliah di Yopgyakarta.
Satu hal yang sangat menghawatirkan bagi kita semua adalah di karnakan jauhnya anak anda dari orang tua menyebabkan mereka menjadi orang yang seperti kelaur dari penjara.Mereka merasa seakan akan jauh dari orang tua Bebas.Siapa lagi yang punya kewenangan untuk mengarahkan mereka untuk berbuat lebih sopan di kampung orang kecuali orang tua.
Saya Sebagai Pengamat kecenderungan Remaja sangat sedih dengan maraknya mahasiswa dan mahasiswi yang campur baur nginap di dalam kamar kost- kosan.Karna ini sudah menjamur dan sudah sangat membudaya maka Tidak mudah bagi kita untuk mengantisipasi dan saya yakin kebanyakan orang tua mereka tidak mengetahui kalau anaknya senang ngiap di kost pacarnya.
Anak anda menipu pak...!
Selama ini di kampung halaman anak anada menjadi orang yang sangat manis dan kalem nan sopan.Namun sekali sekali datanglah ke jogja tanpa memberitahu anak anda terlebih dahulu dan saya yakin anda akan sangat kecewa dengan keadaan yang ada.Tapi anda juga akan tertipu dua kali kalau tidak memiliki trik yang tepat untuk men-sidak mereka.Toh mereka juga bisa beralasan "Sedang di tempat teman ngerjain tugas'.Ya memang benar ...tugas malam.
Ini katanya Trend....!
Mungkin sudah puluhan kali kami menasehati beberapa anak kost yang suka mabuk,suka bawa cewek ke kamar kost.Namun lama kelamaan setelah tidak berani melakukan sendirian mereka mengajak teman yang lain untuk maksiat yang pada akhirnya mereka semakin parah.Selain karna kami tidak memiliki dasar hukum yang jelas kami hanya sedikit paham tentang larangan berzina.karna zina akan mnyebabkan mereka masuk neraka.lagian siapa yang takut dengan neraka.Setahu saya mereka tidak akan takut dengan neraka sebelum mereka benar benar masuk ke neraka.Sedangkan Negara ini bukan negara islam mana mungkin dalil ini enyong gunakan untuk menakut nakuti mereka.
Lagian,ngapain sih ngurusin orang lain....!
Ini bahasa setan untuk membungkam nasehat.Kalau anda ketemu setan dari jenis manusia seperti ini pasti akan sangat mustahil bisa mengarahkan mereka kearah yang benar.Tapi ketika kemaksiatan itu di lakukan di kampung orang yang notabene adalah warga yang sangat beradap dan memiliki citra yang baik mka ibarat buang sampah di rumah orang,siapa saja yng bermaksiat di kampung orang itu ibarat membuang sampah di rumah orang yang akibatnya anak anak kita akan terkena penyakit.
Sudah anda beri bekal anak anda dengan bekal mental yang kuat....??.Kalau belum segera bekali mereka dengan iman yang kuat,kalau tidak anda akan tertipuu...................terrrrtipu.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Satu hal yang sangat menghawatirkan bagi kita semua adalah di karnakan jauhnya anak anda dari orang tua menyebabkan mereka menjadi orang yang seperti kelaur dari penjara.Mereka merasa seakan akan jauh dari orang tua Bebas.Siapa lagi yang punya kewenangan untuk mengarahkan mereka untuk berbuat lebih sopan di kampung orang kecuali orang tua.
Saya Sebagai Pengamat kecenderungan Remaja sangat sedih dengan maraknya mahasiswa dan mahasiswi yang campur baur nginap di dalam kamar kost- kosan.Karna ini sudah menjamur dan sudah sangat membudaya maka Tidak mudah bagi kita untuk mengantisipasi dan saya yakin kebanyakan orang tua mereka tidak mengetahui kalau anaknya senang ngiap di kost pacarnya.
Anak anda menipu pak...!
Selama ini di kampung halaman anak anada menjadi orang yang sangat manis dan kalem nan sopan.Namun sekali sekali datanglah ke jogja tanpa memberitahu anak anda terlebih dahulu dan saya yakin anda akan sangat kecewa dengan keadaan yang ada.Tapi anda juga akan tertipu dua kali kalau tidak memiliki trik yang tepat untuk men-sidak mereka.Toh mereka juga bisa beralasan "Sedang di tempat teman ngerjain tugas'.Ya memang benar ...tugas malam.
Ini katanya Trend....!
Mungkin sudah puluhan kali kami menasehati beberapa anak kost yang suka mabuk,suka bawa cewek ke kamar kost.Namun lama kelamaan setelah tidak berani melakukan sendirian mereka mengajak teman yang lain untuk maksiat yang pada akhirnya mereka semakin parah.Selain karna kami tidak memiliki dasar hukum yang jelas kami hanya sedikit paham tentang larangan berzina.karna zina akan mnyebabkan mereka masuk neraka.lagian siapa yang takut dengan neraka.Setahu saya mereka tidak akan takut dengan neraka sebelum mereka benar benar masuk ke neraka.Sedangkan Negara ini bukan negara islam mana mungkin dalil ini enyong gunakan untuk menakut nakuti mereka.
Lagian,ngapain sih ngurusin orang lain....!
Ini bahasa setan untuk membungkam nasehat.Kalau anda ketemu setan dari jenis manusia seperti ini pasti akan sangat mustahil bisa mengarahkan mereka kearah yang benar.Tapi ketika kemaksiatan itu di lakukan di kampung orang yang notabene adalah warga yang sangat beradap dan memiliki citra yang baik mka ibarat buang sampah di rumah orang,siapa saja yng bermaksiat di kampung orang itu ibarat membuang sampah di rumah orang yang akibatnya anak anak kita akan terkena penyakit.
Sudah anda beri bekal anak anda dengan bekal mental yang kuat....??.Kalau belum segera bekali mereka dengan iman yang kuat,kalau tidak anda akan tertipuu...................terrrrtipu.............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Subscribe to:
Comments (Atom)